Category: Opini

  • Kekuasaan itu Genit dan Pandai Merayu, Benarkah?

    Kekuasaan itu Genit dan Pandai Merayu, Benarkah?

    Oleh: Bonefasius Zanda* Judul sekaligus pertanyaan di atas, untuk sementara bisa dijawab dengan beberapa contoh buruk di bawah ini. Ya, walaupun sudah berlalu, namun selalu menjadi trending topic dikalangan para pejabat negara. Pertama, KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersama kru-krunya sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan tambak, usaha, atau…

  • Enam Tipe Pemimpin Menurut Pepatah Bajawa

    Enam Tipe Pemimpin Menurut Pepatah Bajawa

    Oleh: Alfred B. Jogo Ena* Geliat dan keriuhan menjelang pemilihan kepala daerah, baik bupati maupun gubernur, di Indonesia umumnya dan di Nusa Tenggara Timur khusunya, mulai terasa. Keriuhan itu terutama oleh barisan pendukung setia dan bahkan fanatik dari para calon yang mulai “jualan” ke partai-partai politik agar segera meminang mereka. Tentu pinangan yang tidak gratis.…

  • Menangkal Serangan Akun Palsu: Menjaga Integritas Pilkada Malaka 2024

    Menangkal Serangan Akun Palsu: Menjaga Integritas Pilkada Malaka 2024

    Oleh: Putra Niron* Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 tinggal sebentar lagi. Fenomena akun media sosial palsu yang digunakan untuk menyerang bakal calon kepala daerah kembali menjadi sumber keresahan yang mendalam bagi setiap figur yang hendak maju menjadi bakal atau calon kepala daerah. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan masalah etika dalam berpolitik, tetapi juga menimbulkan…

  • Pancasila dan Kita

    Pancasila dan Kita

    Oleh: Bonefasius Zanda* Salah satu alasan yang paling mendasar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih dan tetap berdiri kokoh hingga pada usianya ke-79 tahun ini adalah karena memiliki dasar, ideologi dan falsafah yang kuat yakni Pancasila. Oleh karena itu, memperingati serta merayakan hari lahirnya pada tanggal 1 Juni setiap tahunya, adalah sebuah keharusan. Bahkan…

  • Menemukan Kata Pertama

    Menemukan Kata Pertama

    Oleh: Malkan Junaidi* Selalu ada yang bisa Anda tulis asal Anda tidak berhenti melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi pengetahuan dan pengalaman, selagi Anda masih membuka diri, memungkinkan hal-hal baru dan atau berbeda memasuki Anda, merasuki Anda, dan mengubah Anda sedemikian rupa. Persoalan besarnya kemudian, biasanya, adalah menemukan kata pertama. Menemukan kata pertama biasanya berarti menemukan premis…

  • Ketakutan Imperialis Barat pada Ruh Al-Islam

    Ketakutan Imperialis Barat pada Ruh Al-Islam

    Oleh: Gayatri Wedotami Muthari* Di Dunia Barat terjadi fenomena, terutama semenjak 9/11 dan 7/10, yaitu meningkatnya jumlah mualaf, sedangkan sebaliknya di Dunia Muslim kita melihat semakin marak Islamofobia, Anti-Islam, dan mereka yang keluar dari Islam atau enggan mengaku sebagai “Muslim” terutama semenjak 9/11. Apakah para mualaf ini adalah orang-orang yang tidak tahu kisah-kisah yang kerap…

  • Yahudi dari Timur

    Yahudi dari Timur

    Oleh: Robert Eppedando* Orang Yahudi selalu menjawab pertanyaan dengan pertanyaan. Apakah fakfor ini membuat mereka jenius? Atau, adakah rahasia lain? Mitos ‘Yahudi cerdas’ terus menjadi misteri. Yahudi telah menjadi bangsa pilihan dan super pintar. Tidak heran jikalau anak-anak ingin menjadi ‘Yahudi’. Orang tua pun berlomba, agar anaknya seperti ‘Yahudi’ atau tertular kepintarannya. Namun, apakah mereka…

  • Teologi Roeng sebagai Model Teologi Pembebasan di Manggarai

    Teologi Roeng sebagai Model Teologi Pembebasan di Manggarai

    Oleh: Rio Nanto* Setelah menjalani riset lapangan dan studi literatur selama dua tahun, saya akhirnya menyelesaikan proses penulisan tesis dengan judul “Teologi Roeng sebagai Model Teologi Pembebasan dalam Pembangunan Pariwisata Super Premium Labuan Bajo”. Saat ini, pariwisata telah menjadi salah satu sektor unggulan dalam peningkatan ekonomi masyarakat di daerah wisata. Selain membuka ruang penciptaan lapangan…

  • Kehilangan?

    Kehilangan?

    Oleh: Nurani Soyomukti* Tidak ada yang pernah hilang atau dari ada menjadi tiada atau enyah. Yang ada akan tetap ada. Tidak pernah hilang, enyah atau meniada. Yang ada hanyalah pindah tempat dan tetap ada tapi tidak kelihatan karena terbagi menjadi bagian yang kecil-kecil yang bahkan tidak kelihatan. Yang ada terbagi menjadi bagian yang kecil-kecil yang…

  • Problem Demografi, Konflik Peradaban, dan Kualitas Hidup

    Problem Demografi, Konflik Peradaban, dan Kualitas Hidup

    Oleh: Nurani Soyomukti* Pada tanggal 19 Maret 2024 lalu, waktu mendampingi anak saya mengunjungi Candi Prambanan di Yogyakarta, tanpa sengaja saya bertemu dengan orang bule dari Belgia. Alphonse Wijnants, 72 tahun, pensiunan guru. Dengan pengetahuan saya yang terbatas sebagai sarjana Ilmu Hubungan Internasional yang sudah lama tak memanfaatkan ilmu selama kuliah, dan dengan kemampuan speaking…