Category: Horizon

  • Membincang Turuk Empo dalam Budaya Manggarai dan Relevansinya dengan Perkawinan

    Membincang Turuk Empo dalam Budaya Manggarai dan Relevansinya dengan Perkawinan

    Oleh: Marselus Natar* Di tengah arus modernisasi dan pergeseran nilai-nilai tradisional, masyarakat Manggarai di Nusa Tenggara Timur masih mempertahankan sejumlah kearifan lokal yang sarat makna dan fungsi sosial. Salah satunya adalah konsep turuk empo, sebuah sistem genealogis yang menjadi penanda garis keturunan dalam masyarakat adat Manggarai. Konsep ini bukan sekadar alat penanda asal-usul, tetapi berperan…

  • Lusia: Antara Cinta yang Ditanam dan Luka yang Dipanen

    Lusia: Antara Cinta yang Ditanam dan Luka yang Dipanen

    Oleh: Iwan Kurniawan* (Gambaran kisah beberapa sahabat yang menemukan cinta di perantauan lalu pulang kampung berakhir luka). Mentari pagi itu malu-malu mengintip dari sela pohon sawit yang tinggi rimbun menjulang di Kalimantan Barat. Embun masih menempel di ujung-ujung daun ketika Lusia menyusuri lorong kebun dengan semprotan pupuk di punggung dan sabit kecil tergantung di pinggangnya…

  • Pastor yang ‘Tak Mengumat’ (Eulogi Romo Pius Laba Buri, Pr.)

    Pastor yang ‘Tak Mengumat’ (Eulogi Romo Pius Laba Buri, Pr.)

    Oleh: Robert Bala* Setelah 15 tahun berada di satu paroki (Lerek – Lembata, NTT) yang sama, yang dikenal sebagai ‘medan yang berat’ (karena umatnya ‘kepala batu’), tentu saja judul tulisan ini tidak diterima. Bagaimana seseorang yang sudah begitu lama mengabdi di satu tempat, tidak ‘digoyang’, sementara pastor paroki lain sudah mengalami perpindahan 2 – 3…

  • SUGA

    SUGA

    Oleh: Petrus Kanisius Siga Tage* BTS, sebagai entitas budaya global, sering kali diasosiasikan dengan figur yang paling menonjol, yakni RM (Kim Nam-joon), yang memegang peran sebagai pemimpin grup dan rapper utama. Dalam konteks ini, RM sering kali menjadi wajah publik BTS, dengan fungsinya sebagai juru bicara yang menjawab setiap pertanyaan publik dan mewakili suara kolektif…

  • Pundit dan Ruang Peradaban Sepak Bola

    Pundit dan Ruang Peradaban Sepak Bola

    Oleh: Evan Lahur* Hola masyarakat penggila sepak bola NTT! ETMC Kota Kupang 2025 sudah selesai. Masih berpesta? Atau masih terngiang keunggulan Persebata Lembata atas Bintang Timur Atambua (BTA) yang malah kesalip imbang 2-2? Berarti Anda Lomblen Mania. Atau, pesta di kota Atambua belum berakhir? Anda pasti pendukung BTA. Oke. Kita sudahi saja. ETMC Kota Kupang…

  • Ketika Sepak Bola Menjadi Ajang Sepak Wasit

    Ketika Sepak Bola Menjadi Ajang Sepak Wasit

    Oleh: Marselus Natar* Saudara, Liga 4 NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) 2024/2025 tengah bergulir. Banyak hal telah kita saksikan bersama. Sepak bola memang menjadi olahraga yang penuh gairah, tegang, dan tentu saja, penuh drama. Anda bisa saja meneteskan air mata, ketika tim kesayangan Anda berhasil menang atau mencuri poin dalam satu pertandingan, pun sebaliknya…

  • Alarm, Bunuh Diri Remaja!

    Alarm, Bunuh Diri Remaja!

    Oleh: Robert Bala* Kisah bunuh diri sepasang kekasih yang hanya berjarak dua minggu di Flotim setelah kematian salah satunya, sangat menyayat hati. Kematian orang karena bunuh diri selama ini masih berada pada taraf ‘tunggal’. Kini dua orang sepakat melewati jalan yang sama. Pada hari yang sama terjadi kasus bunuh diri remaja di Nagekeo. Hal ini…

  • Mayat Tak Butuh Adat

    Mayat Tak Butuh Adat

    Oleh: Marselus Natar* Tulisan ini terinspirasi dari sepenggal kalimat yang diunggah pada laman akun Facebook milik Pius Rengka, yang berbunyi demikian: “Mayat Tak Butuh Adat”. Tulisan yang diunggah pada (Rabu, 19/02/2025) tersebut cukup menyentuh hati dan memantik nalar untuk berpikir tentang eksistensi adat istiadat dalam konteks kematian. Tulisan ini tidak bermaksud untuk mengendus apa maksud…

  • Kedaulatan Digital

    Kedaulatan Digital

    Oleh: Bayu Tonggo* Tulisan ini lebih merupakan ikhtiar penulis untuk kembali mempertegas catatan narasi.tv dalam sebuah video bertajuk “Cas, Cis, Cus, Ekonomi Digital Indonesia” yang dibawakan oleh Presenter, Adelline Tri Putri, dan diunggah di YouTube pada 12 Januari 2022. Meski telah diunggah tiga tahun lalu, hemat penulis, catatan ini masih hangat untuk didiskursuskan di tengah gonjang-ganjing ekonomi digital…

  • Kolusi dan Nepotisme di Lingkungan Kerja: Ancaman bagi Profesionalisme dan Keadilan

    Kolusi dan Nepotisme di Lingkungan Kerja: Ancaman bagi Profesionalisme dan Keadilan

    Oleh: Marselus Natar* Dalam dunia kerja, kompetensi dan profesionalisme seharusnya menjadi fondasi utama dalam menentukan karier seseorang. Namun, realitas sering kali menunjukkan hal yang berbeda. Praktik kolusi dan nepotisme telah mengakar di banyak organisasi, menggerogoti prinsip keadilan dan meritokrasi. Kolusi, yang merupakan kesepakatan terselubung demi kepentingan pribadi atau kelompok, serta nepotisme, yang mengutamakan sanak saudara…